Senin, 25 Januari 2021

MEDIA SAAT INI


 MEDIA DI DUNIA YANG BERUBAH

Teknologi media berubah setiap generasi: Misalnya, Mr. McQuitty, yang berusia 45 tahun, adalah seorang produser televisi. Ketika ia mengikuti kursus survei komunikasi massa di perguruan tinggi, Mr. McQuitty fisik mempelajari buku, koran, majalah, radio, televisi, dan film. Saat ini, media konvensional telah berkembang melalui kemajuan teknologi digital. Putri Mr. McQuitty, Rachael, ingin memulai saluran online-nya sendiri. Dia mengambil beberapa kursus perguruan tinggi di kampus dan beberapa online dan mendownload buku teksnya dari Internet. Dunianya berputar di sekitar iPod, SMS, Facebook, YouTube, dan Xbox

Teknologi media baru memengaruhi budaya kita dengan menawarkan gaya hidup baru, menciptakan lapangan kerja baru dan menghilangkan yang lain, menggeser kerajaan media, menuntut peraturan baru, dan menghadirkan masalah sosial baru yang unik

Namun, perubahan tersebut tidak semata-mata didorong oleh teknologi. Kreativitas individu dan budaya kita melawan balik teknologi dan perusahaan yang menerapkannya untuk mendefinisikan kembali kegunaannya

Tidak banyak bentuk komunikasi analog murni yang masih umum digunakan saat ini. Kami masih mengalami komunikasi analog murni ketika kami berada di ruangan dengan orang lain mendengarkan apa yang mereka katakan dan melihat ekspresi wajah mereka. Catatan tulisan tangan adalah contoh lain, tetapi hanya untuk mereka yang tidak mengirim pesan teks atau Twitter. Dalam kurun waktu yang singkat, teknologi telah menjauhkan kita dari komunikasi analog dan memasuki era digital di mana hampir semua bentuk komunikasi lain dibuat, disimpan, atau ditransmisikan dalam bentuk digital. Domain digital sekarang mencakup hampir semua radio, televisi, film, surat kabar, majalah, dan buku dengan daftar pengecualian yang semakin menyempit. Radio talk lokal adalah satu-satunya media analog yang tersisa — stasiun radio musik lokal masih memancarkan sinyal analog tetapi memutar musik yang disimpan pada rekaman digital.

-          MENGUBAH INDUSTRI

-          MENGUBAH GAYA HIDUP

 

PERATURAN PERGESERAN

Dengan Telecommunications Act tahun 1996, Kongres menghapus peraturan yang melindungi penerbitan, penyiaran, televisi kabel dan satelit, telepon, dan perusahaan media lainnya agar tidak bersaing satu sama lain. Anggota parlemen berharap dapat memicu persaingan, meningkatkan layanan, dan menurunkan harga di semua media komunikasi. Sayangnya, kesibukan merger, pembelian, dan kebangkrutan perusahaan telah melampaui keuntungan konsumen. Undang-undang era informasi lainnya, Undang-undang Perpanjangan Jangka Waktu Hak Cipta 1998, mungkin memiliki dampak yang lebih langsung pada konsumen media. Undang-undang ini memperluas perlindungan hak cipta yang dinikmati oleh penulis, artis, penulis lagu, dan perusahaan media raksasa yang memiliki hak atas properti berharga seperti Bugs Bunny. Namun, undang-undang lain melemahkan hak siswa dan profesor untuk mereproduksi karya cetak berhak cipta untuk penggunaan pendidikan non-komersial. Itu juga menindak siswa dan individu lain yang "berbagi" musik dan video secara online.

 

 

MASALAH SOSIAL YANG MENINGKAT

Media baru dengan cepat menggantikan televisi sebagai perhatian nomor satu tentang efek media. Sifat interaktif dari media baru mungkin membuatnya lebih kuat daripada bentuk konvensional. Beberapa peneliti percaya bahwa video game memiliki efek yang jauh lebih besar pada perilaku kekerasan daripada media lama dan merupakan bujukan kekerasan yang hampir sama kuatnya dengan partisipasi dalam geng jalanan (Anderson et al., 2006). Media baru juga memungkinkan anak-anak untuk berubah menjadi produser konten bermasalah, termasuk video penghinaan sekolah menengah yang diposting di YouTube dan pertukaran pornografi anak yang berpura-pura ditukar sebagai pesan teks ponsel. Kritikus internet juga khawatir bahwa meskipun banyak yang menggunakan Internet untuk terlibat dalam interaksi sosial yang positif dan untuk mencari sudut pandang politik yang beragam, hal itu dapat mendorong orang lain untuk hidup terisolasi di depan layar komputer atau untuk berafiliasi dengan kelompok teror online.

Peningkatan Layanan Berkelanjutan

  Peningkatan Layanan Berkelanjutan Disusun Oleh : Zehan Fahlevi (16119839) FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS GUNAD...