SPESIFIKASI LAYANAN DAN MODEL BISNIS
Manajemen Layanan Sistem Informasi
Zehan Fahlevi (16119839)
Model Bisnis
Model bisnis
menentukan bagaimana cara dan nilai apa saja yang ditambahkan oleh suatu
perusahaan dalam menawarkan produk maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan
tersebut. Model bisnis lama dengan model bisnis sekarang atau masa kini jelas
berbeda jauh, perbedaanya yaitu model bisnis lama atau industry lama atau yg
lebih dikenal dengan ekonomi industry lebih cenderung kedalam industry
sedangkan dengan Model bisnis baru atau masa kini atau lebih dikenal dengan era
informasi tidak memerlukan banyak model besar karena situs-situs penyedia
informasi sudah cukup banyak
Model bisnis adalah suatu model yang menjelaskan
dan menjabarkan bagaimana sebuah perusahaan dapat bergerak dan berkembang untuk
memperoleh keuntungan. Menurut ahli, sebuah model atau gambaran suatu bisnis
harus ada 3 karakteristik utama, yaitu sesuai dengan tujuan perusahaan, tangguh
dan handal, dan mampu memperkuat model itu sendiri.
Macam - macam tipologi model bisnis
Tipologi
model-model bisnis digolongkan secara elektronik (e-business) kedalam 5 macam
model berdasarkan tingkat kontrol ekonomis dan tingkat milai integrasinya model
tersebut yaitu Agora, Aggresasi, Aliansi, Rantai Nilai, dan jaringan
distribusi. Pengelompokan e-business lainnya berdasarkan siapa yang
berpatisipasi dalam transaksi yaitu, B2C dan B2B.
Tipologi
model e-bisnis menurut Tapscott Et,Al (2000) adalah sebagai berikut :
Agora adalah suatu bussines yang
merupakan suatu tempat dimana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan
transaksi. Contoh E-bay com.
Aliansi (alliance) adalah kerjasama beberapa
anggota untuk mencapai tujuan tertentu.
Rantai Nilai Distribusi
(value chain) adalah
jaringan integrasi vertikal yang menambah nilai ke input berikutnya.
Jaringan Distribusi (distributive
network) menyediakan
jasa mengalokasikan dan menditribusikan daripada memproduksi dan membeli
barang-barang, jasa, dan informasi Contohnya UPS.
Pengelompokan
lain dari model e-business adalah mengelompokan berdasarkan siapa yang
berpartisipasi dalam transaksi yaitu B2C dan B2B ada 4 model yang
tersedia untuk B2C yaitu Toko Online, pasar dan jasa-jasa; penyedia isi;
pengumpulan isi atau pengagregasi isi dan portal; penyediaan infrastruktur.
Perbedaan model antara
bisnis conventional dengan e-bisnis
Pada bisnis
konvensional kelebihannya pembeli dapat langsung melihat barang, namun lingkup
pemasarannya terbatas
Pada
e-commerce kelebihannya biaya operasional rendah sehingga bisa memangkas harga
produk, namun tantangan jasa ekspedisi atau pengiriman barang harus dihadapi
seperti keterlambatan pengiriman, terjadi kerusakan pada barang yang dikirim
dll.
Bagaimana trend
bisnis di masa yang akan datang
di masa
depan lebih berbentuk mobile, terintegrasi dan personal. Dengan semakin menjamurnya
infrastruktur nirkabel, era baru pemanfaatan berbagai gelombang udara untuk
melakukan bisnis antara konsumen dan perusahaan.
Masa depan
sudah ada di sini dan itu menjadi milik setiap pembuat keputusan. Jika kita
belum bergerak dengan kecepatan yang sama dengan kemajuan teknologi dan dalam
arah yang sama dengan dunia bergerak, kita bisa saja tertinggal atau kehabisan
bisnis.
Pastikan
juga kita menggunakan cara dan alat yang tepat untuk meningkatkan
profitabilitas bisnis Anda. Hindari cara manual yang memakan waktu, contohnya
seperti pembukuan. Selain tidak efisien, pembukuan manual sangat rentan pada
kesalahan pencatatan data, pemborosan kertas dan masih banyak lagi.